Ramadhan Produktif: MUI Gelar Pesantren Kilat bagi 7.000 Peserta, Fokus Kaderisasi Generasi Emas

@ Gambar dari MUI

GuruBelajar.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Komisi Pendidikan dan Kaderisasi (KPK) resmi meluncurkan program Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan 2026. Program tahun ini tampil beda dengan skala yang lebih masif, menjangkau 7.000 peserta di lima titik lokasi yang berbeda di seluruh Indonesia.

Salah satu titik sorot utama adalah Sanlat bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Jabodetabek yang diselenggarakan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi pada Sabtu (7/3/2026).

Program “Membumi” untuk Semua Kalangan

Ketua KPK MUI, Dr. Kartini, menegaskan bahwa Sanlat kali ini dirancang untuk menyentuh langsung akar rumput,bukan sekadar konsep di atas kertas.

  • Peserta Beragam: Tidak hanya remaja dan mahasiswa, program ini juga merangkul anak-anak, ibu-ibu majelis taklim, hingga lansia.
  • Kolaborasi Vokasi: Khusus bagi anggota Pramuka, materi keagamaan dipadukan dengan penguatan soft skill masa depan dan pengenalan peluang kerja, bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Pramuka sebagai Rahim Calon Pemimpin

Dipilihnya Pramuka sebagai salah satu pilar peserta karena organisasi ini dinilai memiliki pondasi karakter yang kuat melalui Dasa Dharma.

“Di Pramuka, mereka dididik menjadi pemimpin yang tangguh, cerdas, dan berakhlak. Kami ingin menguatkan nilai-nilai tersebut dengan bekal spiritual di bulan Ramadhan,” ujar Dr. Kartini.

Target: Generasi Emas Berakhlak Karimah

MUI berharap melalui sanlat ini, para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu agama secara teoretis, tetapi juga kesiapan mental dan keterampilan praktis untuk menghadapi tantangan zaman. Tujuannya jelas: melahirkan generasi muda unggul yang menjadi kebanggaan rakyat Indonesia.

Sumber: https://mui.or.id/baca/berita/mui-perkuat-kaderisasi-generasi-muda-melalui-pesantren-kilat-ramadhan?page=4

You may also like...