Transformasi Digital di Pantai Gading: Aminata Savané Berdayakan Ratusan Perempuan Lewat “Digital O’Féminin Tour”

@ Gambar dari OHCHR

GuruBelajar.com — Meskipun penggunaan ponsel pintar sudah sangat masif di Pantai Gading, literasi dan keamanan digital masih menjadi tantangan besar bagi perempuan dan kaum muda. Aminata Savané, Wakil Presiden Centre Marée de Lumière, hadir dengan program unggulannya, Digital O’Féminin Tour, untuk menutup celah tersebut.

Sejak 2021, inisiatif ini telah melatih lebih dari 600 perempuan dan 200 remaja, mengubah mereka dari sekadar pengguna media sosial menjadi wirausahawan dan kreator konten yang mandiri.

Lebih dari Sekadar Keterampilan Teknis

Aminata menekankan bahwa masalah utama bukanlah absennya perangkat, melainkan kurangnya informasi dan kepercayaan diri.

  • Dari “Scrolling” ke Profit: Banyak perempuan memiliki ponsel pintar dan aktif di Facebook, namun tidak menyadari potensi internet untuk memperluas pasar bisnis mereka di luar komunitas lokal.
  • Pilar Kepemimpinan: Selain kursus teknis, program ini memberikan pelatihan kepemimpinan. Aminata percaya bahwa tanpa “aktivasi” mental, pengetahuan teknis tidak akan menghasilkan tindakan nyata.
  • Ruang Aman (Sisterhood): Program ini menciptakan komunitas bagi perempuan untuk berbagi realitas dan tantangan yang sama, membangun solidaritas di dunia digital.

Melawan Stereotip dan Risiko Siber

Sebagai Advokat Muda UNICEF untuk pendidikan digital, Aminata juga menyoroti risiko siber seperti kejahatan daring.

  1. Panduan Keamanan: Ia turut menyusun panduan penggunaan internet aman bagi kaum muda di Pantai Gading agar generasi berikutnya tidak terjebak dalam dunia digital tanpa arahan.
  2. Kurikulum Nasional: Aminata berambisi agar literasi digital—termasuk perlindungan data pribadi, identitas digital positif, hingga penggunaan AI yang bertanggung jawab—menjadi mata pelajaran wajib di sekolah-sekolah Pantai Gading, bukan sekadar ilmu komputer teknis.

Penghargaan Internasional

Atas dedikasinya dalam memperjuangkan hak-hak digital, Aminata Savané menerima penghargaan di Young Activists Summit (YAS) di markas PBB, Jenewa, pada akhir tahun 2025. Penghargaan ini didukung oleh organisasi internasional seperti UN Human Rights, UNESCO, dan UNFPA.

Sumber: https://www.ohchr.org/en/stories/2026/03/digital-education-can-change-world

You may also like...