Perkuat Tata Kelola, Mendikdasmen Lantik Pejabat Baru dan Perkenalkan Prinsip Kerja “5K”

@ Gambar dari Kemendikdasmen

GuruBelajar.com — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, secara resmi melantik jajaran pejabat baru di lingkungan Kemendikdasmen pada April 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan percepatan program prioritas nasional, seperti revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran, dapat berjalan lebih lincah dan berintegritas.

Dalam arahannya, Mendikdasmen memperkenalkan Prinsip 5K sebagai kompas budaya kerja baru bagi seluruh pegawai kementerian.

Mengenal Filosofi 5K Kemendikdasmen

Mendikdasmen menekankan bahwa tantangan pendidikan masa depan memerlukan budaya kerja yang tidak hanya administratif, tetapi juga transformatif:

  1. Kekompakan: Menjaga soliditas internal agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan.
  2. Kerja Sama: Membangun kolaborasi lintas sektor (pemerintah, swasta, dan masyarakat).
  3. Kreativitas: Mendorong inovasi dalam memecahkan masalah pendidikan di lapangan.
  4. Kesetiaan: Loyalitas terhadap visi negara untuk mencetak generasi unggul.
  5. Komitmen: Keteguhan dalam menuntaskan program hingga memberikan dampak nyata bagi siswa dan guru.

Fokus Percepatan Program

Pelantikan ini menjadi momentum untuk meninjau kembali fondasi pendidikan yang telah dibangun dalam satu tahun terakhir, meliputi:

  • Revitalisasi Sekolah: Memastikan bangunan fisik layak dan aman (seperti program PSSP).
  • Digitalisasi Pembelajaran: Optimalisasi perangkat interaktif dan literasi data.
  • Kompetensi Guru: Mempercepat penuntasan sertifikasi (PPG) dan pelatihan pedagogi.

“Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan titik awal kontribusi nyata. Kita butuh budaya kerja yang responsif, akuntabel, dan melayani agar tata kelola pendidikan kita memiliki integritas tinggi.” — Abdul Mu’ti, Mendikdasmen.

Sumber: https://www.instagram.com/p/DWytAfgEkVg/

You may also like...