Sekolah Model 2026 Resmi Ditetapkan: Jadi Pionir Pembelajaran Mendalam dan Koding Kecerdasan Artifisial Nasional

@ Gambar dari Kemendikdasmen
GuruBelajar.com — Transformasi pendidikan Indonesia memasuki babak baru yang lebih spesifik. Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen (Kemendikdasmen) resmi merilis Surat Keputusan Nomor 0010 Tahun 2026 yang menetapkan daftar satuan pendidikan sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) tahun 2026. Sekolah-sekolah terpilih ini akan menjadi “ujung tombak” dalam mengintegrasikan teknologi masa depan ke dalam kurikulum nasional.
Apa Itu Sekolah Model PM dan KKA?
Sekolah yang terpilih bukan sekadar sekolah yang memiliki komputer canggih, melainkan sekolah yang memiliki mandat untuk:
- Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM): Mengembangkan cara belajar yang lebih bermakna, kontekstual, dan berbasis pengalaman, sehingga siswa tidak hanya menghafal tetapi memahami konsep secara mendalam.
- Laboratorium Koding & Kecerdasan Artifisial (KKA): Menjadi tempat pertama yang menerapkan kurikulum koding dan kecerdasan artifisial secara terstruktur sebagai mata pelajaran.
- Pusat Praktik Baik: Berfungsi sebagai sekolah rujukan tempat guru dari sekolah lain dapat belajar dan melihat langsung bagaimana implementasi KA dilakukan di ruang kelas.
Peran Strategis Satuan Pendidikan Terpilih
Berdasarkan SK Dirjen tersebut, sekolah model diwajibkan untuk:
- Membentuk Tim Kerja: Menyusun struktur internal khusus untuk mengawal program PM dan KKA.
- Inovasi Kontekstual: Menyesuaikan materi Koding dan KA dengan kebutuhan lokal siswa masing-masing.
- Berbagi Praktik Baik: Melakukan refleksi rutin dan membuka ruang kolaborasi dengan pihak eksternal untuk terus menyempurnakan metode pengajaran.
Sumber: Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah